Wisata Air Terjun Nglirip Dan Peningkatan Perekonomian Warga

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Air Terjun Nglirip, Multazam, mengatakan, adanya wisata alam Air Terjun Nglirip yang berada di Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, bisa membantu menyeret perekonomian warga lokal. Dikelola Pokdarwis di bawah naungan desa, sehingga banyak warga lokal yang bisa bekerja menjadi petugas wisata, berjualan, maupun menjadi tukang parkir.

Ditambah, warga Mulyoagung juga terbantu dengan adanya sumber air Nglirip, yang bersumber dari Mata Air Kerawak yang terletak di Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban. Selain bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, airnya juga bisa diminum tanpa harus dimasak. Bahkan, meskipun musim kemarau, warga setempat juga tidak pernah mengalami kekeringan. Selain itu, air Nglirip juga bisa digunakan untuk pengairan ke sawah-sawah para petani sekitar.

“Mata Air Kerawak, dari dulu sampai sekarang, sama sekali belum pernah mengalami kekeringan. Yang ada, debitnya yang berkurang. Justru, kalau musim kemarau, warna airnya menjadi biru tosca,” ujar Multazam yang saat itu sedang berada di lokasi pos pengecekan tiket Air Terjun Nglirip, dengan ditemani salah seorang pegawai.

 



 

Agar sumber mata air tetap terjaga dengan baik, lanjut Multazam, selalu diadakan program penghijauan 2-3 tahun sekali.

Salain itu, ada dua area yang berbeda di danau bawah air terjun. Yakni, yang khusus diperbolehkan untuk berenang atau mandi. Satunya lagi area dilarang keras mendekat, apalagi dipergunakan mandi atau berenang. Adanya  larangan tersebut, sebab kondisi danau yang memiliki kedalaman 30 meter, licin dan terdapat pusaran air yang kencang di dalamnya.

Sebelum adanya Covid-19, wisatawan yang berkunjung bisa mencapai sekitar 100-150 orang/hari. Untuk Minggu, 500-700 orang/hari. Semenjak awal mula mulai dibuka kembali, Oktober 2020 sampai saat ini, ada 50-100 orang/hari. Sedangkan Minggu, bisa 300-500 orang/hari. Khusus liburan lebaran saat ini, mencapai 500-800/hari.

“Dalam sehari itu, di jam yang berbeda, bergantian, tidak berjubal di bawah. Jadinya aman,” imbuh Multazam kemudian.

Baik sebelum Covid-19 maupun situasi new normal seperti saat ini, Wisata Air Terjun Nglirip buka setiap hari. Yakni mulai pukul 08.00-16.30 WIB. Akan tetapi, jam berkunjung bisa diperpanjang di situasi liburan. Sekitar pukul 17.00 WIB atau menjelang azan Maghrib. Selesai. (Septia Annur Rizkia)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
Ada yang bisa kami bantu