Potensi Ekonomi Air Terjun Nglirip Bagi Desa, dan Mitos yang Beredar

Wisata Air Terjun Nglirip, merupakan wisata desa yang terletak di Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, mulai dikelola resmi oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) pada tahun 2017. Menurut Multazam (42), yang juga terpilih sebagai ketua Pokdarwis tingkat Kabupaten Tuban  pada 2018, Pokdarwis sendiri berada di bawah naungan desa, Dinas Pariwisata, serta Unit Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa).

Dengan adanya wisata desa tersebut, Desa Mulyoagung bisa menambah Pendapatan Asli Desa (PA Desa). Multazam juga menjelaskan, pendapatan tersebut ada yang masuk ke pekerja, pengurus Pokdarwis, dan BUMDesa. Serta, ada pula yang dialokasikan untuk fasilitas umum wisata desa Nglirip.

Di samping itu, di balik nama Nglirip sendiri, terdapat cerita legenda yang telah lama tersebar di seantero Indonesia, terkhusus warga Tuban. Konon cerita, ada seorang putri kerajaan yang bernama Putri Nglirip. Putri tersebut mencintai seorang pria dari rakyat jelata. Akan tetapi, hubungan mereka tidak direstui oleh kedua orang tua Putri.



Karena akan dijodohkan dengan pilihan orang tuanya yang juga berasal dari kalangan bangsawan, katanya, Putri lebih memilih kabur dari kerajaan, dan bertapa di goa air terjun yang saat ini dikenal dengan sebutan Air Terjun Nglirip. Lanjut Multazam, Nglirip berasal dari kata ‘mili’ yang artinya mengalir, ‘nggolek” berarti mencari, dan urip yang artinya hidup atau kehidupan.

Multazam, Bapak dari tiga anak tersebut menuturkan, mengenai rumor-rumor yang beredar, semua itu belum tentu kebenarannya. Namun, juga tergantung kepercayaan masing-masing. Terlebih, rumor yang mengatakan jika ada sepasang kekasih yang berpacaran di wisata tersebut, hubungannya akan kandas, tidak akan bertahan lama/putus. Bahkan, ada pula yang mengatakan, pasangannya tersebut bisa diambil/dibawa Putri.

Menurut cerita yang beredar, imbuh Multazam, karena Putri Nglirip patah hati, dia tidak suka melihat seseorang yang berpacaran di tempat tersebut. Akan tetapi, hal tersebut dibantah Multazam. Sejauh ini, terang Multazam, Air Terjun Nglirip aman dikunjungi siapa pun.

Tak jarang juga, ada wisatawan yang rela meminum air Nglirip secara langsung. Selain karena bearasal dari sumber mata air yang masih alami, ada pula yang meyakini air tersebut bisa untuk menyembuhkan penyakit, serta bisa membantu mempermudah jodoh. “Ya, tetap. Tergantung kepercayaan masing-masing lagi,” ucap Multazam.

Sejauh ini, wisatawan yang telah berkunjung beragam. Tidak hanya dari lokal atau dari dalam negeri, melainkan juga dari luar negeri.  “Khususnya sebelum pandemi Covid-19, hampir setiap bulan ada wisatawan asing yang datang ke sini, tetapi karena pandemi, sempat ditutup hampir 7 bulan sebelum ada kebijakan adanya new normal,” kata Multazam. bersambung…. (Septia Annur Rizkia)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
Ada yang bisa kami bantu